PEKALONGAN – Seorang Tenaga Kerja Wanita asal Doro, Pekalongan, Jawa Tengah mengalami kelumpuhan dan hilang ingatan setelah kembali dari Saudi Arabi. TKW bernama Sumarni (40) bekerja di Arab sejak tahun 2008 lalu.
Saat ini, Sumarni yang diduga dianiaya oleh majikannya, hanya bisa terbaring lemah di Ruang Matahari, Rumah Sakit Umum Daerah Kajen. Terlihat dari tubuh beberapa luka bekas penganiayaan, seperti luka lebam dan bekas jahitan.
Kaki dan tangan kiri korban mengalami lumpuh dan tidak dapat digerakan, ingatan korban pun hilang, karena sekembali dari Arab korban tidak ingat sama sekali anggota keluarganya.
“Sejak pulang, ibu saya tidak bisa bicara sedikitpun, dia hanya diam saja dengan pandangan kosong,” kata Tarwiyah, anak korban yang ditemui di rumah sakit, sore ini.
Sebelumnya keluarga tidak mengetahui, kalau korban kembali ke Indonesia dalam keadaan sakit. Saat itu, keluarga diminta untuk menjemput korban di Jakarta.
Tetapi, saat tiba, korban sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dan sudah dalam keadaan lumpuh. Keluarga kemudian membawa korban pulang ke Pekalongan.
“Padahal waktu berangkat, ibu saya dalam keadaan sehat, tidak ada bekas luka pukul dan jahitan di kepalanya,” tuturnya.
Karena itu, keluarga berharap, pihak PJTKI memberikan perhatian dan meminta pemerintah Indonesia mengusut kasus yang dialami Sumarni.
(sit/vvn)

