KORAN WONOPRINGGO

Inspirasi dan Referensi Terpercaya Di Pekalongan

Arsip untuk ‘Otosport’ Kategori

Persaingan Memanas

Posted by koranwopi pada Februari 21, 2009

topskor-gp

ASSEN – Pembalap tim Repsol Honda Dani Pedrosa menegaskan, meraih kemenangan di Sirkuit Assen, Belanda, merupakan yang tersulit. Sabtu pekan ini, seluruh pembalap MotoGP akan turun di GP Belanda, seri kesembilan. Kendati masih yakin mampu menang, pembalap Spanyol itu akan dihadapkan pada tantangan berat di sirkuit yang memiliki julukkan “The Cathedral” itu.

Juara dunia Casey Stoner (Ducati Marlboro) tengah berada di puncak performa terbaik setelah memenangi seri sebelumnya, GP Inggris. Di Sirkuit Donington Park, akhir pekan lalu, Stoner seolah tidak tersentuh rival-rivalnya, termasuk Pedrosa.

Rival berat Pedrosa lainnya, Valentino Rossi (Fiat Yamaha), memiliki rekor bagus di Assen, tujuh kemenangan dari tiga kelas yang pernah diikutinya (125 cc, 250 cc, dan MotoGP). Di Donington lalu Rossi berhasil memaksa Pedrosa untuk puas finis ketiga. Assen sendiri adalah salah satu sirkuit kesukaan Rossi.

Melihat fakta di atas, Pedrosa melihat Stoner dan Ducati—penghuni posisi ketiga di klasemen pembalap dan konstruktor—akan ikut memanaskan persaingan.

“Kami mendapat poin cukup bagus di Donington pekan lalu. Tetapi kami ingin poin yang lebih besar di Assen,” kata Pedrosa yang kini menempati posisi kedua klasemen dengan 151 poin. “Pertama, saya jelas ingin cuaca terang di Assen karena dengan itu seluruh pembalap bisa mempersiapkan lebih baik untuk lomba. Seri Assen akan sangat berat karena tingkat persaingan di MotoGP kini sangat tinggi.”

Di sisi lain Stoner akan menggunakan seri di Assen sebagai momentum kebangkitannya dan Ducati. Meskipun mengaku gelar juara dunia musim ini sudah jauh di luar jangkauannya, baik Rossi maupun Pedrosa justru berpikir sebaliknya. Stoner tetap menjadi ancaman terbesar untuk keduanya.

Dominasi Stoner di Donington membuktikan dirinya menjadi salah satu favorit pemenang GP Belanda. Hanya dengan kemenangan di Assen, Stoner bisa mendekati Rossi di puncak klasemen.

Musim lalu, Stoner mampu finis kedua di Assen, di belakang Rossi dan di atas Nicky Hayden (Repsol Honda). Kendati sirkuit sepanjang 4,555 km itu bukan salah satu favoritnya, Stoner punya strategi spesial untuk mengalahkan lawan-lawannya.

“Assen hanya bisa ditaklukkan dengan setelan motor sempurna, tidak ada pilihan lain. Tahun lalu kami sebetulnya berhasil menemukan set-up yang pas. Mudah-mudahan hal itu bisa kami ulang saat lomba Sabtu nanti,” kata pembalap berusia 22 tahun itu.

Perubahan setelan sistem elektronik yang dilakukan para teknisi Ducati di GP Inggris lalu disebut-sebut menjadi salah satu alasan mengapa Stoner dan Ducati Desmosedici GP8 tak tersentuh sepanjang akhir pekan di Donington.

“Kami sudah tak sabar melihat Casey turun di Assen, salah satu sirkuit di mana dirinya tampil brilian musim lalu,” ujar Livio Suppo, Direktur Balap Ducati Corse. “Di Assen kami berharap dia bisa nyaman dengan setelan motor yang baru, seperti yang dilakukannya di Donington, agar dia bisa bersaing meraih podium utama.” ***

Tri Cahyo Nugroho (TopSkor)
dari Berbagai Sumber

Ditulis dalam Otosport | Tinggalkan sebuah Komentar »

Tak Ada Uang, Tak Bisa Balap

Posted by koranwopi pada Februari 21, 2009

topskor-f1

PARIS – Presiden Federasi Automobil Internasional (FIA) Max Mosley mengingatkan seluruh pembalap Formula 1 (F1) agar turun di seri lain jika mereka tidak mampu menebus surat izin balap (superlicence) untuk 2009. Hal ini ditegaskan Mosley untuk menanggapi protes Asosiasi Pembalap F1 (GPDA) terkait naiknya biaya untuk membuat superlicence.

Lebih setahun silam, FIA sudah mengumumkan bakal menaikan biaya pembuatan superlicence hingga lima kali lipat. Kenaikan itu juga dibarengi dengan meningkatnya hadiah uang di setiap seri seebsar 3,5 kali. GPDA melihat kebijakan ini tidak rasional dan tidak adil. Sebaliknya, Mosley melihat para pembalap memiliki gaji besar dan pasti sanggup membayar biaya pembuatan superlicence. FIA akhirnya memang tidak menaikkan biaya pembuatan superlicence sebesar itu.

Meskipun demikian sejumlah pembalap sebetulnya secara diam-diam enggan membayar 9.400 poundsterling (sekitar Rp 161,9 juta) untuk superlicence musim 2009. Namun dalam surat edaran resminya kepada pembalap Mosley mengatakan: “Anda semua harus menghargai apa yang tidak bisa kami penuhi untuk Anda. Sesungguhnya ini bukan masalah besar dan FIA sudah membicarakannya kepada tim.”

Tahun ini FIA menaikkan harga superlicence dari 10 ribu euro (setara Rp 152,6 juta) pada musim 2008 menjadi 10.400 euro. Para pembalap memperkirakan kenaikan itu merupakan strategi FIA untuk menutup anggaran yang diperlukan untuk meningkatkan standar keamanan lomba F1 tahun ini.

Namun Mosley menganggap kenaikan itu masih masuk akal. Pria Inggris itu juga membenarkan kenaikan itu bakal digunakan untuk meningkatkan standar keselamatan balap. Karena itulah Mosley bersikukuh tetap pada keputusannya.

***** Untuk Selengkapnya, Silahkan Baca di TopSkor Hari ini (14 Februari 2009) *****

Tri Cahyo Nugroho (TopSkor)
dari Berbagai Sumber

Ditulis dalam Otosport | Tinggalkan sebuah Komentar »

Berita Baru

Posted by koranwopi pada Februari 15, 2009

belum ada berita

Ditulis dalam Bola Mania, Buaran, Doro, Ekonomi & Bisnis, Fashion, Infrastruktur, Internasional, Investasi & Korporasi, Iptek & Sains, Kajen, Kedungwuni, Keluarga, Kesehatan, Kesesi, Kolom Tokoh, Koperasi & UKM, Kuliner, Metro Pekalongan, Musik dan Film, Nasional, Opini, Otomotif, Otosport, Paninggaran, Pelayanan Umum, Pendidikan, Politik & Hukum, Ragam Olahraga, Rumah & Taman, Sastra & Budaya, Selebritas, Seputar Jawa Tengah, Seputar Pemilu, Techno Comunity, Wiradesa, Wisata, Wonopringgo | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.