
MILAN(SINDO) – Inter Milan dapat memanfaatkan kesulitan yang dialami Manchester United (MU) untuk memenangkan legpertama babak 16 besar Liga Champions di Giuseppe Meazza,Selasa (24/2).
Kubu The Red Devils–julukan MU–terkena masalah di lini belakang. Setelah Nemanja Vidic dipastikan absen akibat hukuman kartu merah di Piala Dunia Antarklub,Gary Neville diserang virus, dan Wes Brown cedera metatarsal,kebugaran Jonathan Evans dan John O’Shea juga meragukan. Dengan kondisi itu berarti MU hanya dapat mengandalkan keampuhan Edwin van der Sar di bawah mistar, Rio Ferdinand,Patrice Evra,serta duo Brasil Rafael dan Fabio yang minim pengalaman.
”Kami mengalami mimpi buruk. Stok pemain belakang kami sangat terbatas,” kata Pelatih MU Sir Alex Ferguson,seperti dilansir Guardian. Fergie–sapaanFerguson–pantasmengeluh. Maklum,skuad MU yang tak utuh jelas menguntungkan Inter.Apa pun solusi yang diambil Fergie memiliki kelemahan.Tanpa bek utamanya, Interbolehpercaya dirimampumenembus tembok MU.
Sementara jika Ferguson menambal pertahanan pasukannya dengan menggunakanpemainlain– suratkabar The Timesmembocorkan, kemungkinan Fergie menurunkan Darren Fletcher sebagai bek kanan atau Michael Carrick menjadi pasangan Ferdinand–, kondisi tersebut tetap memberi angin kepada Inter.Sebab,Zlatan Ibrahimovic dkk bisa memaksimalkan canggungnya penampilan para pelapis yang menjalankan tugas di luar posisi favoritnya itudemimenaklukkan VanderSar.
Dengan kondisi The Red Devils sedang panik, I Nerazzurri mesti memanfaatkan situasi ini sebaik mungkin. Itu penting sebelum mereka balik bertamu ke Old Trafford, Rabu (11/3), dan mewujudkan harapan memperbaiki performa mengecewakan di Liga Champions selama beberapa tahun belakangan. ”Milan (2004/2005) dan Liverpool (2007/2008) memang pantas menyingkirkan kami.
Tapi,kekalahan dari Villarreal(2005/2006) dan Valencia (2006/2007) semestinya dihindari. Sekarang saatnya kami mengubah sejarah buruk,” tandas gelandang Inter Dejan Stankovic. Sementara itu, Hampir satu dekade berlalu sejak terakhir kali Inter Milan dan Manchester United (MU) bertemu. Mengingat jangka waktu yang lama itu, tidak heran jika anggota kedua klub sudah banyak berubah.Namun, tidak bagi beberapa nama berikut; Javier Zanetti, Paul Scholes, dan Ryan Giggs,yang masih diandalkan klub masing-masing.
Ya,ketiga pemain itu merumput saat MU menyingkirkan Inter lewat agregat 3-1 pada perempat final Liga Champions 1998/1999.MU sebenarnya turut diwakili Gary Neville dan Wes Brown yang duduk di bangku cadangan.Namun,karena keduanya tengah cedera dan bakal absen di Giuseppe Meazza,maka perhatian lebih patut ditujukan kepada ketiga sosok tadi.
Zanetti kini menjabat kapten Inter menggantikan Giuseppe Bergomi. Sementara itu, Giggs juga memimpin MU meneruskan tugas Roy Keane.Tapi tidak seperti Zanetti, dia kerap diistirahatkan Pelatih SirAlex Ferguson,sama seperti Scholes. (harley ikhsan)


