KORAN WONOPRINGGO

Inspirasi dan Referensi Terpercaya Di Pekalongan

Arsip untuk ‘Musik dan Film’ Kategori

The Gain Band Pendatang Baru

Posted by koranwopi pada April 25, 2009

the-gain

The Gain kini setelah lolos dalam album kompilasi yang di adakan oleh Garda Musica akhirnya membuat lagu The Gain yang berjuul Sia-sia kini dapat di request di radio sebagai grub band pendatang, kini lagunya yang mulai banyak di minati warga pekalongan khususnya pendengar setia radio Kfm, dan pendengar setia radio Mfm Batang, bagi kalian yang merasa salah satu penggemar band pendatang baru ini, ayo mulai sekarang reques lagu mereka….
The Gain merupakan band pendatang baru yang keberadaannya sekarang sudah banyak di lirik oleh musisi pekalongan pada umumnya…

The Gain sebuah grub band yang berasal dari kota megono Pekalongan,The Gain beraliran pop rock membawakan lagu-lagu indie dengan aransement yang padat dan enak di nikmati, dengan 6 personil(pada awal), ingin mencoba meraih keperuntungannya di kancah dunia musik pada umumnya. The Gain yang di manageri oleh Izza Zulfana Faqih, S.Ag. berkediaman di Kertijayang Gang 2 no.38 Buaran Pekalongan 51171 yang sekaligus di jadikan sebagai basecamp The Gain. bagi kalian yang ingin kenal lebih jauh dengan mereka kalian bisa hubungi di contact person : (0285) 432582 / 08156917560 / 085740463111. atau di thegainband@gmail.com

Ditulis dalam Buaran, Musik dan Film, Selebritas | Tinggalkan sebuah Komentar »

Dari Pinggiran kePentas Dunia

Posted by koranwopi pada Februari 24, 2009

20090224seleb

BAHAGIA: Sutradara Danny Boyle bersama aktor dan aktris cilik Slumdog Millionaire (ki-ka) Azharuddin, Rubina Ali dan Ashotosh Lobo Gajiwala tampak gembira memegang piala Oscar. Rubina dan Azharuddin didatangkan langsung dari Mumbai ke Amerika.

SESUAI prediksi,Slumdog Millionaireberhasil mendominasi ajang Academy Awards ke-81.Film yang disutradarai Danny Boyle ini meraih 8 Piala Oscar,termasuk sebagai Film Terbaik tahun ini.

Di ajang Academy Awards ke-81,Minggu (22/2) malam , aktor Sean Penn meraih Oscar kedua sebagai aktor terbaik, Kate Winslett berhasil menjadi aktris terbaik setelah 6 kali masuk nominasi. Penelope Cruz jadi aktris Spanyol pertama yang meraih Piala Oscar sebagai aktris pendukung terbaik. Adapun aktor Heath Ledger menjadi aktor Australia pertama yang meraih gelar aktor pendukung terbaik.Namun, fokusOscartahunini adapadafilm Slumdog Millionaire.

Selain karena berhasil meraih 8 penghargaan (lihat grafis-red), film ini mencuri perhatian karena sebagai underdog di ajang tersebut. Film ini dianggap underdog karena tadinya tidak ada yang ingin mensponsori. Baru ketika didanai bersama oleh Warner Independent Pictures dan Fox Searchlight Pictures, film ini bisa diselamatkan dan diedarkan. Dibandingkan kandidat film terbaik lainnya,seperti The Curious Case of Benjamin Button, Slumdog tidak dibintangi aktor papan atas dan tidak diproduksi dengan biaya besar.

Film ini hanya diisi aktor-aktris baru dari India dan hanya diproduksi dengan biaya USD15 juta atau sekitar Rp165 miliar. Hal ini sangat jauh jika dibandingkan The Curious Case of Benjamin Button yang mencapai angka USD150 juta dan dibintangi aktor dan aktris papan atas Brad Pitt dan Cate Blanchett. Perjalanan yang cukup menyedihkan itu diakui Boyle.Namun,dia merasakan semua hal buruk itu merupakan takdir baik bagi Slumdog.

“Saat ini sangat jelas bahwa takdir terjadi dalam film ini,dan membuat saya semakin menghargai akan konsep takdir,”kata Boyle. Kemenangan Slumdog tidak hanya dirayakan di Los Angeles, kota-kota di India dan rumah Muni Qureshi,ibu Rubina Ali,yang berperan sebagai Latika ikut merayakan kemenangan film ini. Ia merayakannya dengan mengadakan nonton bareng Academy Awards ke-81 di rumah gubuknya di Mumbai. “Saya sangat senang, anak perempuan saya memenangi penghargaan ini dan menyaksikan dia berdiri bersama banyak bintang besar di atas panggung,” ucap Muni Qureshi.

Setelah film ini dirilis, memang banyak penghargaan yang dinobatkan kepada film besutan sutradara Danny Boyle ini.Namun, tak sedikit juga menuai kontroversi di India,yang beberapa orang menganggap judul film ini melukiskan, menghina, sekaligus mengekspos tentang kemiskinan di India. Namun, Qureshi yang tinggal bersama anak dan keluarganya di sebuah rumah gubuk tanpa pengairan yang sehat di perkampungan Garib Nagar,Mumbai, India ini tetap membela film ini.

“Saya tahu kalau film ini banyak dikritik. Tapi film ini sangat berarti untuk seorang bocah perempuan di Mumbai, yang tak pernah membayangkan kalau dia bisa menghadiri Oscar. Jadi bagaimana saya bisa mengatakan kalau film ini tidak baik?”tuturnya.(sumber: Koran Sindo – megiza)

Ditulis dalam Musik dan Film, Selebritas | Tinggalkan sebuah Komentar »

Berita Baru

Posted by koranwopi pada Februari 15, 2009

belum ada berita

Ditulis dalam Bola Mania, Buaran, Doro, Ekonomi & Bisnis, Fashion, Infrastruktur, Internasional, Investasi & Korporasi, Iptek & Sains, Kajen, Kedungwuni, Keluarga, Kesehatan, Kesesi, Kolom Tokoh, Koperasi & UKM, Kuliner, Metro Pekalongan, Musik dan Film, Nasional, Opini, Otomotif, Otosport, Paninggaran, Pelayanan Umum, Pendidikan, Politik & Hukum, Ragam Olahraga, Rumah & Taman, Sastra & Budaya, Selebritas, Seputar Jawa Tengah, Seputar Pemilu, Techno Comunity, Wiradesa, Wisata, Wonopringgo | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.