KORAN WONOPRINGGO

Inspirasi dan Referensi Terpercaya Di Pekalongan

Putus Cinta, Tenggak Racun Serangga

Posted by koranwopi pada April 25, 2009

PEKALONGAN – Kisah remaja warga Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan ini layaknya sinetron. Gara-gara putus cinta nekat mengakhiri hidup dengan menenggak racun serangga.
Pemuda malang itu adalah Purniawan 18, warga Dukuh Brajan Kulon RT 05 RW 02, Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Ia mengakhiri hidup dengan meminum racun serangga merek Indodan 350 cc, Sabtu (18/4) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB. Tewasnya Purniawan menggemparkan warga yang akan melaksanakan sholat Magrib.
Dalam sepekan terakhir, korban tampak murung. Usut punya usut, dia baru putus cinta. Diduga karena tak kuat menanggung derita batin, korban memutuskan menghabisi nyawanya sendiri.
Tewasnya Purniawan kali pertama diketahui ibu kandungnya Asiah, 50, saat beristirahat di ruang tengah. Saat itu, Asiah melihat anaknya  muntah-muntah. Segera Asiah menyuruh Supeno, 24, yang juga kakak korban, minta tolong pada tetangganya.  Sayang,  nyawanya tak dapat diselamatkan. Kapolsek Kedungwuni AKP Sawal membenarkan kejadian ini. “Korban  bunuh diri  meminum racun serangga,” katanya.
Sementara itu, Minggu (19/4) kemarin kejadian naas juga dialami warga Pekalongan. Rustal, 45 warga Dukuh Jaten RT 02 RW 12, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan tewas tercebur sumur. Diduga, Rustal terpeleset masuk sumur milik Winarti, 50, yang masih tetangganya.
Pada Sabtu (18/4) sore sekitar pukul 18.00 korban menuju ke Sumur milik tetangganya itu untuk keperluan mengambil air wudhu. Korban terpeleset dan masuk kedalam sumur yang tak berkluwung itu.  Malam itu keluarganya sempat mencari korban namun tak ditemukan. Esoknya,  ketika pemilik sumur hendak mengambil air melihat sesosok  menyembul di sumur.
Semula Winarti mengira sosok itu bukan manusia, karena kepalanya tampak seperti tempurung kelapa. Namun setelah diperhatikan, terlihat telinga korban. Peristiwa itu segera dilaporkan pada Polsek Sragi. Korban kemudian dievakuasi.Kapolsek Sragi AKP Zarkonil mengatakan, korban diduga terpeleset mausk sumur.
Peristiwa tragis juga dialami Sardiyo, 37, warga Dukuh Bubak, Desa Gejlik, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.  Minggu siang ia  tewas setelah disambar petir saat  mencangkul di tengah sawah. Saat itu, hujan lebat, Sardiyo tetap menyangkul. Tiba-tiba, petir menyambar tubuhnya. “Warga hendaknya hati-hati jika turun hujan, lebih baik berteduh sebentar menunggu hujan reda,”himbau Kapolsek Kajen AKP Suyono SH. (dik/lis)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.